Di tengah hutan belantara daerah Lamongan, terdengar suara mesin meraung-raung memecah kesunyian dan menyita perhatian para penghuni hutan. Suara itu bersumber dari gergaji mesin milik para pencuri kayu. Mereka dengan sigap bergerak cepat mengangkut kayu-kayu jati yang telah mereka potong menjadi beberapa bagian.
Mereka bergerak cepat tidak lebih dari 10 menit karena khawatir akan di dor oleh polisi hutan. Entah pakai ilmu apa kok mereka bisa bergerak cepat padahal kayu-kayu yang mereka curi itu termasuk kayu yang besar. Dan rasanya tidak masuk akal melihat kemampuan mereka yang bisa seperti itu.
Pernah warga sekitar hutan menanyakan tentang kemampuan mereka itu, dan mereka menjawab, "Kami sebenarnya juga tidak tau mengapa ketika beraksi, kami begitu kuat padahal di hari-hari biasa kami tidak mampu mengangkat kayu-kayu itu".
Ada kisah lain yang diceritakan oleh warga Purbalingga. Pada suatu malam yang gelap gulita, terdengar pekikan keras memecah keheningan malam, "Maliiiiiiing...... maliiiing... maliiing..". Sejurus kemudian, warga pun berhamburan keluar dan serentak menuju sumber suara. Tak ayal lagi, terjadilah aksi kejar-kejaran antara warga dengan sesosok bayangan hitam yang diduga sebagai maling. Sampai akhirnya sang maling yang kurang beruntung tersebut berpapasan dengan parit kira-kira lebarnya 7 meter. Sejenak ia tampak ragu, namun kemudian ia segera mengambil keputusan dan, "Hup" dia melompat dengan mengeluarkan seluruh kekuatannya hingga mendarat di seberang parit. Lalu ia pun meneruskan pelariannya menembus pekatnya malam.
Dua kisah tersebut di atas memberi inspirasi bagi kita bahwa ternyata kekuatan di luar nalar itu bisa muncul akibat suasana kepepet. Tapi jangan berprasangka yang negatif dulu ya. Di sini saya tidak mengaja untuk jadi maling seperti dalam kisah tersebut, namun mencoba menggali pelajaran bahwa kadang kita perlu untuk membangun suasana kepepet demi kesuksesan kita. Ketika kita dalam keadaan kepepet, maka naluri dan jasmani kita akan bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah dalam waktu sesingkat-singkatnya. Alangkah hebatnya kita jika kita mampu membangun suasana kepepet untuk mewujudkan tujuan-tujuan mulia kita. Suasana kepepet ini akan merangsang munculnya kekuatan luar biasa, sebut saja the power of kepepet. Sehingga kesuksesan bisa segera terwujud.
Untuk memiliki the power of kepepet ini, alangkah baiknya kita ikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Buatlah perencanaan yang matang dengan menuliskan semua keinginan anda dalam sebuah buku khusus.
2. Sediakan papan tulis besar untuk membuat agenda keinginan anda. Ditulis di papan yang besar supaya anda bisa sering melihatnya dan mengevaluasi langkah-langkah anda setiap saat.
3. Buatlah Dead Line agar anda selalu merasa "kepepet".
4. Prinsip Muaqobah, hukumlah diri anda jika tidak disiplin dalam menjalankan program anda.
5. Rajin-rajinlah berdo'a dan bertawakkal pada Allah.
Semoga sukses dan berkah dunia akhirat. Wallohu a'lam Bish Showwab.
Mereka bergerak cepat tidak lebih dari 10 menit karena khawatir akan di dor oleh polisi hutan. Entah pakai ilmu apa kok mereka bisa bergerak cepat padahal kayu-kayu yang mereka curi itu termasuk kayu yang besar. Dan rasanya tidak masuk akal melihat kemampuan mereka yang bisa seperti itu.
Pernah warga sekitar hutan menanyakan tentang kemampuan mereka itu, dan mereka menjawab, "Kami sebenarnya juga tidak tau mengapa ketika beraksi, kami begitu kuat padahal di hari-hari biasa kami tidak mampu mengangkat kayu-kayu itu".
Ada kisah lain yang diceritakan oleh warga Purbalingga. Pada suatu malam yang gelap gulita, terdengar pekikan keras memecah keheningan malam, "Maliiiiiiing...... maliiiing... maliiing..". Sejurus kemudian, warga pun berhamburan keluar dan serentak menuju sumber suara. Tak ayal lagi, terjadilah aksi kejar-kejaran antara warga dengan sesosok bayangan hitam yang diduga sebagai maling. Sampai akhirnya sang maling yang kurang beruntung tersebut berpapasan dengan parit kira-kira lebarnya 7 meter. Sejenak ia tampak ragu, namun kemudian ia segera mengambil keputusan dan, "Hup" dia melompat dengan mengeluarkan seluruh kekuatannya hingga mendarat di seberang parit. Lalu ia pun meneruskan pelariannya menembus pekatnya malam.
Dua kisah tersebut di atas memberi inspirasi bagi kita bahwa ternyata kekuatan di luar nalar itu bisa muncul akibat suasana kepepet. Tapi jangan berprasangka yang negatif dulu ya. Di sini saya tidak mengaja untuk jadi maling seperti dalam kisah tersebut, namun mencoba menggali pelajaran bahwa kadang kita perlu untuk membangun suasana kepepet demi kesuksesan kita. Ketika kita dalam keadaan kepepet, maka naluri dan jasmani kita akan bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah dalam waktu sesingkat-singkatnya. Alangkah hebatnya kita jika kita mampu membangun suasana kepepet untuk mewujudkan tujuan-tujuan mulia kita. Suasana kepepet ini akan merangsang munculnya kekuatan luar biasa, sebut saja the power of kepepet. Sehingga kesuksesan bisa segera terwujud.
Untuk memiliki the power of kepepet ini, alangkah baiknya kita ikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Buatlah perencanaan yang matang dengan menuliskan semua keinginan anda dalam sebuah buku khusus.
2. Sediakan papan tulis besar untuk membuat agenda keinginan anda. Ditulis di papan yang besar supaya anda bisa sering melihatnya dan mengevaluasi langkah-langkah anda setiap saat.
3. Buatlah Dead Line agar anda selalu merasa "kepepet".
4. Prinsip Muaqobah, hukumlah diri anda jika tidak disiplin dalam menjalankan program anda.
5. Rajin-rajinlah berdo'a dan bertawakkal pada Allah.
Semoga sukses dan berkah dunia akhirat. Wallohu a'lam Bish Showwab.
Read More »
5/19/2013 08:14:00 PM | 0
comments






